Review Film Pemukiman Setan (2024)

Posted on Views: 11,639 views

*(SPOILER ALERT) Review film Pemukiman Setan ini sedikit mengandung bocoran yang semoga saja enggak mengganggu buat kamu yang belum nonton.

Setelah sukses dengan film horor Qodrat pada 2022 lalu, sutradara Charles Ghozali dan rumah produksi Magma Entertainment siap kembali dengan film horor baru lagi pada 2024 ini. Film yang dimaksud adalah Pemukiman Setan yang dibintangi oleh Maudy Effrosina yang sebelumnya juga sempat tampil di Qodrat. Sebelum rilis di bioskop, film ini sudah sempat tayang terlebih dahulu di Jogja-NETPAC Asian Film Festival.

Sinopsis film Pemukiman Setan berkisah tentang Alin (Maudy Effrosina), perempuan muda yang mengalami masalah ekonomi setelah ditinggal orang tuanya. Hal ini kemudian membuat Alin nekat ikut temannya yang berencana melakukan pencurian di rumah terpencil yang kabarnya punya banyak barang berharga. Namun, ternyata rumah tersebut menyimpan rahasia terkutuk sehingga membuat Alin dan teman-temannya mengalami teror.

Nah, sebelum kamu nonton film horor Pemukiman Setan di bioskop, simak terlebih dahulu ulasan KINCIR berikut ini!
Review film horor Pemukiman Setan

Perpaduan horor, aksi, heist, dan sejarah

Lewat film Qodrat, Charles Ghozali menggabungkan elemen horor dengan religi dengan baik. Nah, kali ini lewat film Pemukiman Setan, sutradara Charles Ghozali seolah melakukan eksperimen baru lewat jalan ceritanya, yaitu heist. Hal ini bisa dilihat dari konflik ceritanya yang berawal dari tindakan Alin dan teman-temannya yang berprofesi sebagai pencuri.

Tema heist tersebut pun digabungkan dengan elemen horor sekaligus aksi yang sudah sempat kita lihat pada Qodrat. Hasilnya, kita bisa kembali melihat adegan pertarungan antara sang karakter utama dengan entitas supernatural yang berlangsung dengan intens di Pemukiman Setan. Bahkan, keberadaan Alin sebagai karakter utama juga mirip dengan treatment tokoh superhero, seperti yang sudah dilakukan pada sosok Ustaz Qodrat.

Selain itu, ada juga sedikit elemen berkaitan dengan sejarah Jawa yang disisipkan di bagian awal dan akhir filmnya. Perpaduan sejumlah elemen tersebut membuat film Pemukiman Setan jadi memiliki kisah yang terasa lebih segar ketimbang film horor lokal yang tayang di bioskop belakangan ini.

Adinda Thomas dan Teuku Rifnu Wikana yang sukses jadi scene stealer

Meski bukan menjadi pemeran utama, menurut kami aktor yang penampilannya paling mencuri perhatian dalam film ini adalah Adinda Thomas dan juga Teuku Rifnu Wikana. Sekadar informasi, dalam film ini Adinda Thomas berperan sebagai antagonis yang meneror Alin dan teman-temannya. Penampilan Adinda sebagai antagonis dalam film ini pun mirip dengan sosok iblis perempuan yang kita lihat di Evil Dead Rise (2023).

Sementara itu, Teuku Rifnu Wikana berperan sebagai karakter misterius bernama Urip Mahesworo yang ikut terlibat di tengah teror yang dialami oleh Alin . Karakternya Teuku Rifnu pun baru muncul setelah sekitar setengah durasi filmnya, tapi ia berhasil menjadi scene stealer dan bikin penonton jadi terikat dengan filmnya.

Salah satu alasannya adalah karena keberadaan karakternya Teuku Rifnu berhasil menjadi ‘pereda’ di tengah nuansa filmnya yang sedang terasa menegangkan. Bahkan, sosok Urip Mahesworo yang diperankan oleh Teuku Rifnu menjadi karakter dalam film ini yang kisahnya menarik untuk dijadikan spin-off.

Scoring yang bikin berdebar dan visual yang terlihat mengerikan

Film horor tentunya enggak lengkap tanpa adanya adegan jump scare. Momen jump scare dalam film Pemukiman Setan terasa efektif berkat scoring-nya yang terdengar menggelegar sehingga akan bikin penonton berdebar atau bahkan terkejut. Momen jump scare pada film ini pun sebenarnya tidak terlalu banyak karena lebih fokus pada aksinya, tapi terasa efektif.

Selain itu, kengerian dalam film ini juga dihadirkan lewat visual make-up yang terlihat gore. Contohnya, ‘hantu’ dari masa lalunya Alin yang tampak memiliki mata copot sebelah sehingga bikin penonton merasa ngilu. Jadi, segi teknis dari film ini cukup berperan cukup besar dalam menghadirkan nuansa kengeriannya.

***

Pemukiman Setan menjadi sebuah tontonan pas buat kamu yang suka film horor dengan nuansa aksi seperti yang ada di film Qodrat. Oh ya, film horor ini memiliki dua adegan post credit; satu setelah credit title, dan satu lagi setelah credit roll. Jika kamu tertarik, film horor Indonesia ini sudah bisa kamu saksikan di sejumlah bioskop Indonesia mulai 25 Januari 2024.

Nah, bagaimana tanggapan kamu dengan review film tersebut? Share pendapat kamu dan ikuti terus kami untuk ulasan film lainnya, ya!